Senin, 06 Agustus 2012

Dia Kembali Untukku

Dia Kembali Untuku
Cinta memang ajaib. selalu datang dan pergi tampa kita sadari

 Buat kamu yang lagi cari Cerpen Dia Kembali Untukku, berikut cerpen dia kembali untukku yang pertama mengharukan

oleh: Andy

tok... tok... tok..."ren..!!!



hmm...!!!

Kedengarannya jelas di balaik pintu luar kamar kosku suaranya cukup nyaring dan keras. aku pasang kedua telingaku untuk mendengarnya lagi.

"rendi...!!!  iyah benar namaku yang di panggil. aku kenal suara itu.!!.  "rio...!!!"  gemamku dalam hati

"rendi...!!! rendi...!!!"  hah.. keningku merengut. suara itu?
suara itu seperti tak asing yang aku dengar. aku gak tau itu siapa.!! yang pasti tiu suara cewek. iya.. benar gak salah lagi. mama..!!!. bukan.. bukan suara mama..!! aku kenal bangat ko suara mama, lagi pula ngapain mama pagi-pagi datang ke kosku, biasanya kalopun dia dantang pasti dia telpon dulu.


"iyah... bentar!!!"  balasku dengan nyaring.
tergesa-gesa aku berdiri yang hanya memakai celana bokserku mendekati pintu dan membukanya.

DEGG...
aku tarik nafas panjang dan tercekat di tenggorokanku. jantungku.!!berhenti berdetak.. mungkin.!!
aku menatap lirik kedua matanya berbinar,, berair..!! yah... tetesan air mata.

"rio...!!! lia...!!!"  aku melongo cukup kaget. ku sebut sambil menghela nafas panjang.
lia menubruk tubuhku. aku hampir jatuh ke belakang. tapi dengan postur tubuhnya yang sedikit kalah saing dengan badanku yang tinggi membuat dia tak mampu merobohkan pertahananku.
gerahamnya yang kuat. ia membenamkan wajahnya di dadaku. akupun membalas pelukannya membenamkan wajahku di lehernya. aku melepaskan rinduku yang bersemayam bertahun-tahun ku simpan dan terbayang...


***


"Hi.. ada yang bisa aku bantu...???"   aku menyodorkan tangan kananku ke arahnya yang sedang bersandar di balik tembok belakang sekolah. membuatnya cukup tersipu menatapku. aku gak tega melihatnya menunduk dan meneteskan air matanya.

"makasih...!!!"   ucapnya sambil tersedu-sedu yang tak menahan kesedihannya.

Melihat gadis ini.. hatiku berkata aku harus menghiburnya bagaimanapun caranya. akupun ikut menyandarkan tubuhku dan sedikit bercerita lucu tentang pak amir yang berkumis tebal yang mengajarku di jam petama tadi. walau itu sebuah lelucon baginya. tapi dia terlihat berdiam menghentikan seduhannya. dan berbalik tersenyum siput.

"makasih...!!!"   kembali ia mengucap kalimat itu
tampa mengatakan sepatah katapun.

"usap air matamu..."   aku sodorkan tanganku memberinya saputangan berwarna biru muda yang aku keluarkan dari dalam tasku.

"makasih...!!!"   ucapnya lagi. aku hanya bisa membalas   "iya,,, sama-sama...!!. namaku rendi..!! namamu siapa..??
tampa sedikitpun ragu aku mengenalkan namaku dan berharap dia sebutkan namanya.

"iya... aku liani...!!!"  balasnya dengan pelan-pelan.


"oh...!!! gini...??"   dengan suara nyaring terdengar tak jauh. sekitar 3 meter di sebelah kiriku.
kamipun menoleh ke arahnya.   tak lama lian terbangun mengerutkan keningnya. kaget melihat sosok laki-laki itu. sambil menggemas saputangan berwarna biru muda pemberianku itu.
kelihatannya dia sangat ketakutan.
laki-laki itu mulai mengoceh lian. menggamit tangan kirinya dan membawa lian pergi.


"Aww...!!!"  erangnya. dia meringis kesakitan...??
mungkin karena laki-laki itu menggenggam erat tangannya.


"lian...!!!"   pekkiku menyebutnya dengan rasa kasihan melihat jeritannya.


7 hari setelah kejadian itu. hari minggu pagi selesai joging. biasa..!!! kebiasaanku. hampir setiap hari. mampir di warung ibu rani. dan memakan bubur kacang ijo buatannya. kesukaanku. yang menggoyahkan selera makanku.


tak sengaja pandanganku terarah kedalam warung. aku melihat kilas liana.. si sweet girl itu...

"apa...???. liana.??"   aku melongo cukup kaget. ahh... kayaknya bukan.!!. benar...!!. masa sih.??
ngapain dia di dalam sana..??   tak kunjung usai gemamku dalam hati.
aku menatapnya nanar...

"lian...!!!"   ucapku parau...
dia menoleh ke arahku. dan mendatangiku.

"kamu..!!! rendi kan??. ngapain kamu kesini..?"   ujarnya sambil menynggingkan senyum manisnya.

"iya.. disini tempat favoritku...!!!. terus kamu ngapain disini...???"   balasku.

"iya...!!! aku tinggal disini.!!!. ini rumahku..!!!"    ujarnya kembali.


"apahhhhh....??"   aku kaget dan menghela nafas panjang.




Aku tak nyangka bahwa gadis yang selama ini membuatku risau. ternyata putri dari orang yang selama ini aku selalu singgah di warunya.
tapi...!!! belakangan ini aku gak pernah melihatnya...bukan gak pernah. hampir gak melihat.
aku senang bisa melihatnya lagi.


saat itulah aku semakin dekat dengannya.

"lian...!!! aku mau ngomong sesuatu sama kamu...!!!"  ajakanku dan menggenggam tangan kanannya.


"mau ngomong apa ren..???"   pertanyaanya membuat aku semakin tak sabar untuk mengeluarkan kata-kata ituku.


"lian... aku...!!!. aku...!!!. aku suka sama kamu..!!!"
dan aku menembaknya di taman sekolah pada jam istirahat. dengan kagetnya dia melihatku. aku tau dia juga memiliki perasaan yang sama denganku. itulah yang membuatku semakin yakin untuk menembaknya.

"ren... sudah lama aku menunggu kata-kata itu.!! aku juga menyukaimu.!! malahan hampir setiap malam aku mengharapkan itu darimu...!!!."   tampa ada keraguan di wajahnya. dia menjawab pertanyaanku.

"aku terima ren..!!! tapi ada satu sarat..!!!!"   itu membuat aku semakin penasaran...

"apa lian...???. apa saratnya...?? apaun saratnya aku akan lakuin itu...!!!"   jawabku penasaran.

"kita akan jadian setelah kita tau hasil ujian nanti di taman sekolah. tepatnya di kolam ikan, tempat biasa kita duduk berdua.!! gimana...???"   tawaran yang menarik buatku semakin tak sabar. tapi cukup menegangkanku.


Sebulan kami menjalani hubungan tampa status. akupun janji pada diriku sendiri.
setelah tau hasil kelulusan nanti aku akan menggendongnya. sebagai tanda resminya lian jadi kekasihku.


sekolah kami tinggal 1 bulan lagi.


waktu telah tiba. aku berdiri sambil memegang rapotku di halaman sekolah setelah aku tau hasil ujianku. tepatnya di dekat kolam ikan. yang di janjikan olehnya.
aku sampai gusar menunggunya lama...melihat kekiri kekanan lianpun tak kunjung tiba menghampiriku. sabar menunggu hampir semua murit berlalulalang pulang...


"lian...!!! kenapa kau tak kunjung menghampiriku...??"   gemamku dalam hati kecilku.
aku sempat berputus asa menunggunya.
aku keluarkan kunci mobilku di saku celanaku. sambil membuka pintu mobil. mengharap lian datang menghampiriku dengan berlari karena dia lupa akan janjinya. tapi semakin lama aku menunggu tampaknya tak ada seorang muritpun di halaman sekolah.


pasrah dalam hatiku telah muncul menunggu. akupun bergegas ke rumahnya.
sampai aku di halama warung rumahnya yang biasanya ramai dengan orang-orang dan kendaraan.
?? bingung...


tak lama kemudian tetangganya menghampiriku.


"orangnya sudah pindah mas tadi pagi...!!!"   mendengar ucapan itu.. tubuhku seakan tak bernyawa. jantungku berhenti berdenyut. dak tak sadar aku berlutut di parkiran. dengan kekecewaan, merasa kehilangan. cairan hangatpun jatuh dengan sendirinya di kedua pipiku.


Aku murung berhari-hari dalam kamar. tampa sedikitpun makanan yang masuk dalam perutku. iyah... napsuku hilang...
papa mama yang selalu berusaha menghiburku. mencari cara agar aku terlihat seperti sediakala di mata mereka bercanda tawa denganku. rasa kasihan melihat mereka yang setiap saat menemaniku yang tak berdaya. apa dayaku.. ingin rasanya aku bangkit. tapi itu belum mampu aku lakukan...


Suatu hari aku berpikir. aku harus bangkit dari kesedihan ini. aku tidak harus begini menjadi bangkai tak bernyawa. dan aku tak mau membuat mereka terus bersedih kerenaku.


saat itu aku memilih untuk kuliah di Bandung. disanalah aku melupakan semua kejadian itu.
kejadian masalaluku yang mengerikan itu.




***


Aku longgarkan tanganku. dan menatap matanya yang penuh dengan cinta.

"ren maafkan aku...!!! aku...!!!"   mendengar penjelasannya akupun sudah tau apa yang sebenarnya terjadi.

"Upss...!!! cukup. aku sudah tau semuanya dari rio lian...!!!"   balasanku meyakinkanya.
kamipun tak kunjung usai melepaskan kerinduan yang selama ini kami simpan mengharapkan tempat untuk di curahkan. 

Dan Rio.. Rio adalah sahabat terbaikku. yang pernah aku kenal. dialah yang membantuku melupaka masalahku dan menemukan aku dengan liani. dan kini Dia Kembali Untukku

Cinta. cinta memang ajaib selalu datang dan pergi tampa kita sadari.


  • Nama               Andy Rahmatullah
  • Akun facebook   Chalvin Klein
  • Akun Twitter      @andylovers_
  • Email                andy_rahmatullah@ymail.com
  • Google+            chalvin.klein@gmail.com
  • Blog                 Chalvin Klein
  • URL                  http://chalvin-klein.blogspot.com
  • Wordpress         andylovers
  • URL                  http://andylovers.wordpress.com 

  


THE END




http://cerpen-cinta-dan-kehidupan.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar